<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Welcome to dissan's virtual home &#187; Pengalaman</title>
	<atom:link href="http://dissan.wordpress.com/category/pengalaman/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dissan.wordpress.com</link>
	<description>Selamat datang di blog Budi Santosa</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Feb 2009 04:37:35 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='dissan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/896d0e60f6f578003ca91ce69322deb2?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Welcome to dissan's virtual home &#187; Pengalaman</title>
		<link>http://dissan.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dissan.wordpress.com/osd.xml" title="Welcome to dissan&#8217;s virtual home" />
		<item>
		<title>Test CPNS setelah Melahirkan ( Keajaiban Kedua )</title>
		<link>http://dissan.wordpress.com/2008/12/11/test-cpns-setelah-melahirkan-keajaiban-kedua/</link>
		<comments>http://dissan.wordpress.com/2008/12/11/test-cpns-setelah-melahirkan-keajaiban-kedua/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2008 16:16:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dissan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[cpns]]></category>
		<category><![CDATA[pasca melahirkan]]></category>
		<category><![CDATA[test]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dissan.wordpress.com/2008/12/11/test-cpns-setelah-melahirkan-keajaiban-kedua/</guid>
		<description><![CDATA[        Ada kisah menarik (aku mengatakannya ajaib) setelah istriku melahirkan pada hari minggu kemarin. Detik-detik menjelang kelahiran anakku merupakan kejadian yang mendebarkan bercampur dengan munculnya kembali semangat istriku untuk segera melahirkan anakku. Istriku sebenarnya sudah mengikhlaskan untuk tidak ikut didalam kompetisi untuk menjadi PNS. Tetapi secara tak terduga Dokter yang membantu jalannya persalinan berkata bahwa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dissan.wordpress.com&blog=1075530&post=154&subd=dissan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>        Ada kisah menarik (aku mengatakannya ajaib) setelah istriku melahirkan pada hari minggu kemarin. Detik-detik menjelang kelahiran anakku merupakan kejadian yang mendebarkan bercampur dengan munculnya kembali semangat istriku untuk segera melahirkan anakku. Istriku sebenarnya sudah mengikhlaskan untuk tidak ikut didalam kompetisi untuk menjadi PNS. Tetapi secara tak terduga Dokter yang membantu jalannya persalinan berkata bahwa jika istriku melahirkan sebelum jam 6 pagi maka istriku boleh ikut ujian cpns. Pernyataan ini diperkuat oleh bidan2 yang membantu persalinan. &#8220;Ayo bu, segera melahirkan biar bisa ikut test&#8221; , begitu kata mereka menyemangati. Gak tau kenapa ( mungkin saking inginnya istriku untuk ikut test) membuat proses persalinan menjadi begitu lancar, masuk ruang persalinan jam 5.15, bayiku lahir jam 5.55 wib.(<em>Subhanallaah</em>). Aku mengabari seluruh keluargaku, ibu, ibu mertua, adik2ku bahwa istriku sudah melahirkan.<span id="more-154"></span><br />
        Setelah istriku melahirkan, aku agak heran melihat kondisi fisiknya begitu sehat (mungkin karena sangat bahagia persalinan sangat lancar dan semuanya dalam keadaan sehat). Aku bertanya kepada istriku, gimana ma kondisi mama saat ini, kata dokter boleh ikut tes, sekarang tergantung mama, kuat atau gak. Mungkin karena semalam pikirannya tertuju pada persiapan test maka istriku minta diantarkan untuk ikut test. Segera aku pulang untuk mengambil no test istriku dan menjemput ibuku untuk menjaga anakku yang baru lahir (nekat juga kami ya). Waktu dari jam 6.30 s.d. 7.30 digunakan istriku untuk istirahat dan makan sedikit untuk memulihkan stamina. Pengalaman melahirkan Ghifa anakku yang pertama membuat persalinan saat ini menjadi lebih mudah dan bisa dihadapi dengan tenang.</p>
<p>         Pas jam 7.30 dengan kursi roda istriku diantar oleh perawat menuju mobilku dan segera meluncur menuju tempat test mengantarkan istriku. Jarak antara rumah sakit dan tempat test cukup jauh ( di MAN Tempel) sehingga aku pesimis untuk bisa sampai di lokasi ujian sebelum jam 8 pagi, waktu dimana tes dimulai. Dugaanku benar sampai di lokasi jam sudah menunjukkan jam 08.05. Segera aku keluarkan kursi roda dan mengantarkan istriku ke ruang ujian (di ruang 3). Kondisi saat itu hujan gerimis, aku sedikit berlari mendorong kursi roda istriku menuju ruangan ujian. Panitia yang tidak menduga masih ada peserta yang akan ikut ujian dengan kursi roda, segera membantu saya untuk mengangkat kursi roda (karena tidak ada akses kursi roda). Mereka mengira bahwa istriku habis mengalami kecelakaan. Aku jelaskan bahwa istriku baru saja melahirkan 2 jam yang lalu. Alhamdulillah istriku akhirnya diijinkan untuk mengikuti ujian walaupun agak terlambat (tapi belum sampai 15 menit).</p>
<p>        Selama menunggu istriku mengerjakan soal tes cpns aku merenungkan kembali apa yang telah aku dan istriku alami selama 4 jam yang lalu. <em>Subhanallaah</em>, apa yang kami alami menurutku mustahil terjadi apabila tanpa campur tangan dariNya, Allaah SWT. Istriku merasa begitu fit secara mental (walaupun fisiknya pasti masih capek ).</p>
<p>Belum habis waktu ujian, aku di sms istriku mengabarkan bahwa dia sudah selesai mengerjakan soal2 yang diberikan. Kaget juga aku, karena waktu ujian masih sekitar 45 menit lagi. Aku masuk ke ruangan ujian, istriku sudah menunggu sementara peserta yang lain masih serius mengerjakan soal. Dari 20 peserta yang mendaftar , yang datang mengikuti ujian hanya 11 orang termasuk istriku. Padahal yang diterima ada 6 orang. Cukup besar memang peluangnya.</p>
<p>         Dalam perjalanan pulang menuju rumah sakit, aku tanyakan padanya bisa nggak mengerjakan soal. Jawab istriku &#8220;mudah tuh soalnya, wong aku sudah pernah mengerjakan sebelumnya&#8221;, begitu katanya. Terlepas dari semua itu aku bersyukur bahwa istriku dalam keadaan baik2 saja. Hasil akhir menurutku merupakan takdir yang sudah ditentukan. Aku melihat bahwa proses yang dijalani istriku sudah mencapai klimaks, bisa menuntaskan usahanya untuk memberikan terbaik bagi keluarganya, Insya Allah bernilai ibadah di hadapanNya.</p>
<p>       Sesampai di rumah sakit sudah berkumpul ibu, ibu mertua, pakdhe budhe yang sempat bingung mencari anak/ponakannya menghilang <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Setelah sehari menginap di RSI, Selasa keesokan harinya, pas hari raya kurban, istriku diperbolehkan pulang.  <em>Alhamdulillah</em>.</p>
<p>       Rabu, keesokan harinya , aku membaca disurat kabar REPUBLIKA, memuat berita bahwa ada peserta cpns yang ikut test 2 jam setelah melahirkan, aku hanya tersenyum, itu istriku. jam 8 aku berangkat ke kantor, teman kantor mengatakan di KR ada berita &#8220;Baru 2 jam melahirkan, ikut test cpns&#8221;, itu istriku batinku. Ternyata di rumah ada juga wartawan (Harian Jogja) yang mencari istriku untuk mewawancarai pengalaman mengikuti test pasca melahirkan.</p>
<p>Semoga ini menjadi rejeki bagi keluarga kami.<br />
Allaah yang Maha Mengetahui apa yang terbaik dan pasti memberikan yang terbaik bagi kami hambaNya.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dissan.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dissan.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dissan.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dissan.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dissan.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dissan.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dissan.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dissan.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dissan.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dissan.wordpress.com/154/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dissan.wordpress.com&blog=1075530&post=154&subd=dissan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dissan.wordpress.com/2008/12/11/test-cpns-setelah-melahirkan-keajaiban-kedua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bdd27d441dd4a57000309822f7d09cbb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dissan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Donor Darah</title>
		<link>http://dissan.wordpress.com/2008/11/28/donor-darah/</link>
		<comments>http://dissan.wordpress.com/2008/11/28/donor-darah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2008 15:03:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dissan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[donor darah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dissan.wordpress.com/?p=133</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini, untuk yang pertama kalinya aku ikut serta mendonorkan darah. Setelah sekian lama niat itu tak kunjung terlaksana, kali inilah kesempatan itu hadir tatkala ibu2 darma wanita UPN menggelar acara donor darah bekerja sama dengan KSR dan ESIA. Agak ragu juga apakah aku bisa mendonorkan darahku.
Setiba di rektorat, langsung dicek tekanan darah, 120/80 berarti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dissan.wordpress.com&blog=1075530&post=133&subd=dissan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Hari ini, untuk yang pertama kalinya aku ikut serta mendonorkan darah. Setelah sekian lama niat itu tak kunjung terlaksana, kali inilah kesempatan itu hadir tatkala ibu2 darma wanita UPN menggelar acara donor darah bekerja sama dengan KSR dan ESIA. Agak ragu juga apakah aku bisa mendonorkan darahku.</p>
<p>Setiba di rektorat, langsung dicek tekanan darah, 120/80 berarti normal, ok. Selanjutnya dicek lagi golongan darah, ditusuk dibagian jari disedot sedikit darahnya dan ditaruh di kaca preparat. Gak tau juga bgmana cara petugas tahu kalau aku golongan darahnya O. Setelah itu tunggu giliran untuk diambil darahnya.</p>
<p>Ternyata banyak juga yang ingin mendonorkan darahnya hari ini. Aku harus antri untuk menunggu giliran diambil darahnya. Hanya terdapat 4 tempat tidur sehingga hanya 4 orang yang dapat dilayani secara berbarengan. Setiap orang akan diambil darahnya sekitar 10 menit. Tiba giliranku tangan kiriku di cari urat nadinya dengan mengepalkan tangan kemudian jarum suntik dimasukkan dan mengalirlah darahku menuju kantong darah berukuran 250 cc. Sekitar 10 menit proses pengambilan darah selesai. Alhamdulillah, aku merasakan badanku merasa lebih enteng. Kata orang manfaat donor darah ini adalah menggantikan darah yang ada saat ini dengan darah baru yang diproduksi oleh tubuh. Mudah2an darahku bisa sedikit membantu orang2 yang membutuhkan darah pada saat dibutuhkan. Yang pasti aku akan melakukan donor darah ini secara rutin, Insya Allah</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dissan.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dissan.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dissan.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dissan.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dissan.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dissan.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dissan.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dissan.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dissan.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dissan.wordpress.com/133/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dissan.wordpress.com&blog=1075530&post=133&subd=dissan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dissan.wordpress.com/2008/11/28/donor-darah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bdd27d441dd4a57000309822f7d09cbb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dissan</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>