<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Welcome to dissan's virtual home &#187; Investasi</title>
	<atom:link href="http://dissan.wordpress.com/category/investasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dissan.wordpress.com</link>
	<description>Selamat datang di blog Budi Santosa</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Feb 2009 04:37:35 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='dissan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/896d0e60f6f578003ca91ce69322deb2?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Welcome to dissan's virtual home &#187; Investasi</title>
		<link>http://dissan.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dissan.wordpress.com/osd.xml" title="Welcome to dissan&#8217;s virtual home" />
		<item>
		<title>Dinar Emas</title>
		<link>http://dissan.wordpress.com/2008/12/26/dinar-emas/</link>
		<comments>http://dissan.wordpress.com/2008/12/26/dinar-emas/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Dec 2008 16:47:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dissan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[dinar]]></category>
		<category><![CDATA[emas]]></category>
		<category><![CDATA[uang kertas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dissan.wordpress.com/?p=162</guid>
		<description><![CDATA[Setelah beberapa kali menimbang, mengamati dan belajar dari website2 tentang dinar emas, akhirnya hari ini aku membeli dinar emas di wakala griya dinar, jln kemitbumen 1 jogja.  Saat ini ditengah krisis yang melanda hampir diseluruh belahan dunia, pada intinya penyebabnya adalah terlalu banyaknya beredar uang kertas (uang fiat) tidak didasarkan pada suatu asset yang barharga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dissan.wordpress.com&blog=1075530&post=162&subd=dissan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Setelah beberapa kali menimbang, mengamati dan belajar dari website2 tentang dinar emas, akhirnya hari ini aku membeli dinar emas di wakala griya dinar, jln kemitbumen 1 jogja.  Saat ini ditengah krisis yang melanda hampir diseluruh belahan dunia, pada intinya penyebabnya adalah terlalu banyaknya beredar uang kertas (uang fiat) tidak didasarkan pada suatu asset yang barharga (misal emas). Hal ini tentu lama-lama memicu gejolak karena uang yang kertas yang dipegang  menjadi tidak berharga lagi ( aku gak begitu pintar untuk menjelaskan). Di Amerika berbagai kebijakan telah diambil seperti bail out , pengucuran paket bantuan keuangan yang pada intinya sebenarnya menambah peredaran uang kertas. Mungkin sesaat masalah akan teselesaikan. Tapi pada akhirnya nanti karena terlalu banyak uang kertas , uang kertas ini menjadi tidak berharga karena tidak didasarkan pada suatu komoditas atau asset berharga. Kembali ke dinar emas adalah solusinya&#8230;.</p>
<p>Artikel2 menarik tentang ekonomi dunia dan solusi dinar yang ditawarkan dapa dibaca di <a href="http://www.wakalanusantara.com">wakala nusantara </a>dan <a href="http://www.geraidinar.com">gerai dinar</a>. Dinar (Uang emas) merupakan solusi yang tepat karena nilai yang melekat diuang tersebut sesuai dengan perkembangan jaman. tidak seperti uang kertas yang setiap tahun mengalami inflasi. Dinar emas dari dulu (jaman rasulullah) hingga sekarang tetap sama. Paling tidak aku ikut berusaha untuk memasyarakatkan kembali dinar. Uang kertas hanya sebagai alat tukar sesaat saja. Jadi kalau ingin menabung jangan berwujud uang kertas, karena nilainya akan berkurang setiap tahun. Insya Allah dinar tidak, bahkan akan semakin bernilai. Wallaahu alam&#8230;.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dissan.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dissan.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dissan.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dissan.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dissan.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dissan.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dissan.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dissan.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dissan.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dissan.wordpress.com/162/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dissan.wordpress.com&blog=1075530&post=162&subd=dissan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dissan.wordpress.com/2008/12/26/dinar-emas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bdd27d441dd4a57000309822f7d09cbb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dissan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Reksadana Syariah</title>
		<link>http://dissan.wordpress.com/2008/04/17/reksadana-syariah/</link>
		<comments>http://dissan.wordpress.com/2008/04/17/reksadana-syariah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Apr 2008 08:04:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dissan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dissan.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Minggu-minggu ini aku lagi belajar reksadana syariah. Penyebabnya karena kemarin aku baru saja ikut asuransi unit link syariah di Takaful yang bernama Takaful Alia. karena sebelumnya awam tentang unit link ini aku coba-coba browsing ke beberapa situs diantaranya portalreksadana.com. Disitu aku baca salah satu artikel tentang unitlink VS asuransi murni + reksadana. Ulasannya cukup menarik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dissan.wordpress.com&blog=1075530&post=35&subd=dissan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Minggu-minggu ini aku lagi belajar reksadana syariah. Penyebabnya karena kemarin aku baru saja ikut asuransi unit link syariah di Takaful yang bernama Takaful Alia. karena sebelumnya awam tentang unit link ini aku coba-coba browsing ke beberapa situs diantaranya <a href="http://www.portalreksadana.com">portalreksadana.com</a>. Disitu aku baca salah satu artikel tentang unitlink VS asuransi murni + reksadana. Ulasannya cukup menarik dan aku baru sadar ternyata lebih baik kalo kita berinvestasi secara terpisah , yaitu  reksadana dan mempunyai asuransi murni, bukan dengan unitlink yang menggabungkan asuransi plus investasi . Beberapa alasan yang di kemukakan cukup masuk akal.</p>
<p>1. Didalam unitlink, di tahun pertama kita sudah dikenakan beaya pengelolaan 50 % dari premi yang kita<br />
setorkan. sehingga dana yang kita investasikan hanya separonya. Itupun diinvestasikan ke reksadana saham<br />
2. Setiap bulannya kita dikenakan beaya administrasi ( Takaful Alia Rp. 25.000,00 ) wah ini besar juga kalo kita akumulasikan setahun jadi Rp. 300.000,00. Jadi investasi yang separo tadi masih dipotong lagi beaya administrasi ( wah uang yang kita investasikan makin sedikit aja <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  )<br />
3. Kalo mau menguangkan investasi (<em> redemption </em>)kita harus menunggu 1 tahun dulu dan setiap redemption dikenakan beaya juga&#8230;..</p>
<p>Wah nyesel juga aku kalo mikir begitu banyaknya beaya yang harus dikeluarkan di unit link. Tapi sudah terlanjur dan gak apa-apa. Kita tetap untung kok, cuma hasilnya tidak semaksimal kalo kita inves di reksadana. Jadi tahu tentang reksadana ya gara-gara ikut unitlink itu. Sekarang aku mulai nyoba inves di reksadana syariah ( MITRA SYARIAH ). Kenapa milih reksadana syariah ?. Ya karena pengin berusaha untuk menjalankan Islam secara keseluruhan. Bank nya juga sudah di bank syariah.<br />
Untuk belajar mengenai investasi khususnya reksadana bisa browsing di <a href="http://www.portalreksadana.com" target="_blank">portalreksadana.com</a> dan <a href="http://www.infovesta.com" target="_blank">www.infovesta.com.</a>.<br />
Terima kasih juga buat <a href="http://www.priyadi.net">mas priyadi</a> atas artikel-artikelnya tentang finansial terutama asuransi dan reksadana</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dissan.wordpress.com/35/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dissan.wordpress.com/35/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dissan.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dissan.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dissan.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dissan.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dissan.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dissan.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dissan.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dissan.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dissan.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dissan.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dissan.wordpress.com&blog=1075530&post=35&subd=dissan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dissan.wordpress.com/2008/04/17/reksadana-syariah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bdd27d441dd4a57000309822f7d09cbb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dissan</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>