Ada kisah menarik (aku mengatakannya ajaib) setelah istriku melahirkan pada hari minggu kemarin. Detik-detik menjelang kelahiran anakku merupakan kejadian yang mendebarkan bercampur dengan munculnya kembali semangat istriku untuk segera melahirkan anakku. Istriku sebenarnya sudah mengikhlaskan untuk tidak ikut didalam kompetisi untuk menjadi PNS. Tetapi secara tak terduga Dokter yang membantu jalannya persalinan berkata bahwa jika istriku melahirkan sebelum jam 6 pagi maka istriku boleh ikut ujian cpns. Pernyataan ini diperkuat oleh bidan2 yang membantu persalinan. “Ayo bu, segera melahirkan biar bisa ikut test” , begitu kata mereka menyemangati. Gak tau kenapa ( mungkin saking inginnya istriku untuk ikut test) membuat proses persalinan menjadi begitu lancar, masuk ruang persalinan jam 5.15, bayiku lahir jam 5.55 wib.(Subhanallaah). Aku mengabari seluruh keluargaku, ibu, ibu mertua, adik2ku bahwa istriku sudah melahirkan.
Setelah istriku melahirkan, aku agak heran melihat kondisi fisiknya begitu sehat (mungkin karena sangat bahagia persalinan sangat lancar dan semuanya dalam keadaan sehat). Aku bertanya kepada istriku, gimana ma kondisi mama saat ini, kata dokter boleh ikut tes, sekarang tergantung mama, kuat atau gak. Mungkin karena semalam pikirannya tertuju pada persiapan test maka istriku minta diantarkan untuk ikut test. Segera aku pulang untuk mengambil no test istriku dan menjemput ibuku untuk menjaga anakku yang baru lahir (nekat juga kami ya). Waktu dari jam 6.30 s.d. 7.30 digunakan istriku untuk istirahat dan makan sedikit untuk memulihkan stamina. Pengalaman melahirkan Ghifa anakku yang pertama membuat persalinan saat ini menjadi lebih mudah dan bisa dihadapi dengan tenang.
Pas jam 7.30 dengan kursi roda istriku diantar oleh perawat menuju mobilku dan segera meluncur menuju tempat test mengantarkan istriku. Jarak antara rumah sakit dan tempat test cukup jauh ( di MAN Tempel) sehingga aku pesimis untuk bisa sampai di lokasi ujian sebelum jam 8 pagi, waktu dimana tes dimulai. Dugaanku benar sampai di lokasi jam sudah menunjukkan jam 08.05. Segera aku keluarkan kursi roda dan mengantarkan istriku ke ruang ujian (di ruang 3). Kondisi saat itu hujan gerimis, aku sedikit berlari mendorong kursi roda istriku menuju ruangan ujian. Panitia yang tidak menduga masih ada peserta yang akan ikut ujian dengan kursi roda, segera membantu saya untuk mengangkat kursi roda (karena tidak ada akses kursi roda). Mereka mengira bahwa istriku habis mengalami kecelakaan. Aku jelaskan bahwa istriku baru saja melahirkan 2 jam yang lalu. Alhamdulillah istriku akhirnya diijinkan untuk mengikuti ujian walaupun agak terlambat (tapi belum sampai 15 menit).
Selama menunggu istriku mengerjakan soal tes cpns aku merenungkan kembali apa yang telah aku dan istriku alami selama 4 jam yang lalu. Subhanallaah, apa yang kami alami menurutku mustahil terjadi apabila tanpa campur tangan dariNya, Allaah SWT. Istriku merasa begitu fit secara mental (walaupun fisiknya pasti masih capek ).
Belum habis waktu ujian, aku di sms istriku mengabarkan bahwa dia sudah selesai mengerjakan soal2 yang diberikan. Kaget juga aku, karena waktu ujian masih sekitar 45 menit lagi. Aku masuk ke ruangan ujian, istriku sudah menunggu sementara peserta yang lain masih serius mengerjakan soal. Dari 20 peserta yang mendaftar , yang datang mengikuti ujian hanya 11 orang termasuk istriku. Padahal yang diterima ada 6 orang. Cukup besar memang peluangnya.
Dalam perjalanan pulang menuju rumah sakit, aku tanyakan padanya bisa nggak mengerjakan soal. Jawab istriku “mudah tuh soalnya, wong aku sudah pernah mengerjakan sebelumnya”, begitu katanya. Terlepas dari semua itu aku bersyukur bahwa istriku dalam keadaan baik2 saja. Hasil akhir menurutku merupakan takdir yang sudah ditentukan. Aku melihat bahwa proses yang dijalani istriku sudah mencapai klimaks, bisa menuntaskan usahanya untuk memberikan terbaik bagi keluarganya, Insya Allah bernilai ibadah di hadapanNya.
Sesampai di rumah sakit sudah berkumpul ibu, ibu mertua, pakdhe budhe yang sempat bingung mencari anak/ponakannya menghilang
. Setelah sehari menginap di RSI, Selasa keesokan harinya, pas hari raya kurban, istriku diperbolehkan pulang. Alhamdulillah.
Rabu, keesokan harinya , aku membaca disurat kabar REPUBLIKA, memuat berita bahwa ada peserta cpns yang ikut test 2 jam setelah melahirkan, aku hanya tersenyum, itu istriku. jam 8 aku berangkat ke kantor, teman kantor mengatakan di KR ada berita “Baru 2 jam melahirkan, ikut test cpns”, itu istriku batinku. Ternyata di rumah ada juga wartawan (Harian Jogja) yang mencari istriku untuk mewawancarai pengalaman mengikuti test pasca melahirkan.
Semoga ini menjadi rejeki bagi keluarga kami.
Allaah yang Maha Mengetahui apa yang terbaik dan pasti memberikan yang terbaik bagi kami hambaNya.





benar-benar miracle………
well done….well done……
mas klo bisa korane discan dipost…
alhamdulillahirobil ‘alamin…..
By: bawono d on December 12, 2008
at 3:51 am
good idea Wo, ntar aku cari lagi korannya, thanks
By: dissan on December 12, 2008
at 4:03 am
Wah, aku baca artikelnya ini agak merinding jg…
Istrinya Mas bener² hebat. Wanita yang kuat. Jk emang Allah blg kun fa yakun pasti terjadi ya mas. Udah dikasih nama siapa putranya? Salam deh buat mbaknya…
Just blog walking…
By: wahyuapriani on December 12, 2008
at 11:05 am
wuaduh, selamat dulu dab atas kelahiran anak ke-2 nya! Alhamdulillaah, gimanapun hasilnya yang penting isteri udah berusaha maksimal, hasilnya insyaAlloh yang terbaik Alloh berikan, amal&ikhtiar udah jd ibadah, ya nggak? mudah2an jadi PNS (juga dech
biar nambah “support” suami.salam bt anak, isteri&keluarga
By: tonydwisusanto on December 12, 2008
at 2:16 pm
Salut buat perjuangan bapak & ibu
S’moga Allah SWT menambah kebahagian dengan luls test CPNS….
and s’lamet atas kelahiran anak keduanya….
By: Anshar on December 13, 2008
at 12:34 am
@Anshar Amin, dan Terima kasih atas doanya
By: dissan on December 16, 2008
at 6:41 am
Thanks 4 All honey..love u papa..
Ghifa-Rafa-n Mama..
By: mama on December 15, 2008
at 4:13 pm
Wedeww..wedeww,,
Hebatt mas bud…
Salam yaa at ghifa n mama’y,budhe,om,bulek,mbah..
wiss poko’e kabehh sodaraku nang jogja..
By: Putri K Bagiastami on January 6, 2009
at 11:09 am
nanti aku sampaikan salamnya , salam balik buat bulik dan ayok
By: dissan on January 7, 2009
at 3:34 pm
Wowkey mas…sippirilii,,
Ms,,mnta almt e-mail donkz??
hbs..kdg” ms budi kn g OL d YM..
Yaa..yaa..yaa..
By: PuPut on January 8, 2009
at 8:33 am
Selamat dab, jangan lupa dikasih bubur sebelahnya ibu ya….he….3x
By: xk on January 9, 2009
at 6:48 am